Mustika, Malinda (2026) KANDUNGAN SERAT KASAR DAN PROTEIN KASAR RUMPUT PAKCHONG YANG DIBERI PUPUK FESES KAMBING DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI LEVEL BIOAKTIVATOR BIOFAD. S1 thesis, UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO.
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (296kB)
Pengesahan-Daftar Isi .pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB) | Request a copy
ABSTRAK.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (479kB)
BAB 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (524kB)
BAB 2.pdf
Download (668kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (659kB) | Request a copy
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (487kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (514kB)
PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (6MB) | Request a copy
Skripsi Ful1.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (7MB) | Request a copy
Abstract
Hijauan berkualitas tinggi merupakan faktor penentu produktivitas ternak ruminansia, namun kelemahan utama hijauan di lapangan adalah kandungan serat kasar yang tinggi dan protein kasar yang rendah. Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand) merupakan hijauan unggul dengan produktivitas tinggi yang kualitas nutrisinya masih dapat dioptimalkan melalui pemupukan organik berbasis feses kambing yang diperkaya bioaktivator Biofad. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya level optimal bioaktivator Biofad dalam pupuk feses kambing untuk meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar rumput Pakchong. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh berbagai level bioaktivator Biofad dalam pupuk feses kambing terhadap kandungan serat kasar dan protein kasar rumput Pakchong, menentukan level Biofad yang paling optimal, serta mengetahui bentuk respons kedua variabel tersebut terhadap perlakuan yang diberikan.
Penelitian dilaksanakan di Lahan Pertanian Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dan analisis laboratorium dilakukan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, pada November 2025 hingga Maret 2026. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas: B0 (pupuk feses kambing tanpa Biofad), B1 (Biofad 0,025%), B2 (Biofad 0,050%), dan B3 (Biofad 0,075%). Pupuk didekomposisi selama 45 hari, kemudian diaplikasikan pada rumput Pakchong yang ditanam dalam polybag dan dipanen pada hari ke-60. Variabel yang diamati adalah kandungan serat kasar (SK) dan protein kasar (PK). Data dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% dan uji ortogonal polinomial untuk menentukan bentuk respons perlakuan.
Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan berbagai level bioaktivator Biofad dalam pupuk feses kambing berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan protein kasar maupun serat kasar rumput Pakchong. Perlakuan B2 menghasilkan kandungan protein kasar tertinggi sebesar 13,01%, sedangkan kandungan serat kasar terendah dihasilkan oleh perlakuan B3 sebesar 32,72%. Perlakuan B1 menghasilkan protein kasar terendah (8,98%) dan serat kasar tertinggi (36,38%), yang mengindikasikan bahwa dosis bioaktivator yang terlalu rendah belum mampu mengakselerasi mineralisasi nitrogen secara optimal. Hasil uji ortogonal polinomial menunjukkan bahwa respons protein kasar dan serat kasar terhadap level Biofad mengikuti pola kubik yang sangat nyata (P<0,01) dengan koefisien determinasi masing-masing R²=0,9906 dan R²=0,9224. Dosis optimum Biofad diestimasi pada rentang 0,061%–0,070% dengan proyeksi protein kasar sebesar 13,85% dan serat kasar sebesar 32,59%.
| Item Type: | Skripsi (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pupuk Kandang, Kualitas Nutrisi Hijauan, Analisis Proksimat, Fermentasi, Pennisetum purpureum |
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Peternakan |
| Depositing User: | Malinda Mustika |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 10:35 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 10:35 |
| URI: | http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/1079 |
