KANDUNGAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK RUMPUT PAKCHONG YANG DIBERI PUPUK FESES KAMBING MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR BIOFAD DENGAN LEVEL BERBEDA

Amin, Khadziq Arwani (2026) KANDUNGAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK RUMPUT PAKCHONG YANG DIBERI PUPUK FESES KAMBING MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR BIOFAD DENGAN LEVEL BERBEDA. S1 thesis, UNU PURWOKERTO.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
REPOSITORY WATERMARK SUDAH BENER-1-2.pdf
Restricted to Registered users only until 3 August 2031.

Download (776kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
REPOSITORY WATERMARK SUDAH BENER-12-15.pdf
Restricted to Registered users only until 3 August 2031.

Download (487kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
REPOSITORY WATERMARK SUDAH BENER-31.pdf
Restricted to Registered users only until 3 August 2031.

Download (389kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka-Lampiran] Text (Daftar Pustaka-Lampiran)
REPOSITORY WATERMARK SUDAH BENER-32-43.pdf
Restricted to Registered users only until 3 August 2031.

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of FILE SKRIPSI FULL] Text (FILE SKRIPSI FULL)
REPOSITORY WATERMARK SUDAH BENER.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 August 2031.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Rumput Pakchong merupakan hijauan pakan unggul yang memiliki produktivitas tinggi sehingga memerlukan ketersediaan unsur hara yang memadai untuk mendukung pertumbuhan dan kualitasnya. Pupuk feses kambing menjadi salah satu sumber pupuk organik yang mampu menyediakan unsur hara bagi tanaman, namun proses dekomposisinya berlangsung relatif lambat karena memiliki rasio C/N yang tinggi. Bioaktivator Biofad digunakan untuk mempercepat dekomposisi bahan organik sehingga diharapkan meningkatkan kualitas pupuk dan ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Informasi mengenai penggunaan Biofad pada pupuk feses kambing terhadap kualitas Rumput Pakchong masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian pupuk feses kambing menggunakan bioaktivator Biofad dengan level berbeda terhadap kandungan bahan kering dan bahan organik Rumput Pakchong serta menentukan level Biofad yang menghasilkan nilai terbaik.
Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan meliputi P0 (pupuk feses kambing tanpa Biofad), P1 (Biofad 0,025%), P2 (Biofad 0,05%), dan P3 (Biofad 0,075%). Pupuk dibuat melalui proses fermentasi selama 45 hari, kemudian diaplikasikan pada media tanam Rumput Pakchong. Tanaman dipanen pada umur 60 hari setelah tanam. Variabel yang diamati meliputi kandungan bahan kering dan bahan organik menggunakan metode analisis proksimat Association of Official Analytical Chemist (AOAC). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bioaktivator Biofad pada pupuk feses kambing tidak memberikan pengaruh (P>0,05) terhadap kandungan bahan kering maupun bahan organik Rumput Pakchong. Kandungan bahan kering berkisar antara 8,33% sampai 9,43%, sedangkan kandungan bahan organik berkisar antara 98,26% sampai 98,45%. Perlakuan tanpa penambahan Biofad (P0) menghasilkan rataan kandungan bahan kering tertinggi sebesar 9,43% dan kandungan bahan organik tertinggi sebesar 98,45%. Perbedaan nilai rataan antarperlakuan hanya menunjukkan kecenderungan biologis dan belum mencerminkan pengaruh perlakuan secara statistik. Penambahan Biofad hingga dan 0,075% belum mampu meningkatkan kandungan bahan kering maupun bahan organik Rumput Pakchong

Item Type: Skripsi (S1)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Peternakan
Depositing User: Khadziq Arwani Amin
Date Deposited: 14 Sep 2026 08:01
Last Modified: 14 Sep 2026 08:01
URI: http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/1183

Actions (login required)

View Item
View Item