maulana, asyrof (2026) PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIBERI PROBIOTIK (Probio-7) DENGAN PERSENTASE YANG BERBEDA PADA PAKAN KOMERSIL. S1 thesis, UNU PURWOKERTO.
COVER-Skripsi_ASyrof.pdf
Download (27kB)
LEMPENG_Skripsi_ASyrof.pdf
Download (384kB)
RINGKASAN_Skripsi_ASyrof.pdf
Download (267kB)
BAB I_Skripsi_ASyrof.pdf
Download (230kB)
BAB II_Skripsi_ASyrof.pdf
Download (351kB)
BAB III_Skripsi_ASyrof.pdf
Download (392kB)
BAB IV_Skripsi_ASyrof.pdf
Download (363kB)
BAB V_Skripsi_ASyrof.pdf
Download (244kB)
DAFTAR PUSTAKA_Skripsi_ASyrof.pdf
Download (891kB)
Skripsi_ASyrof_FIxxxX.pdf
Download (1MB)
Abstract
Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) memerlukan strategi yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan, efisiensi pemanfaatan pakan, dan kelangsungan hidup ikan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penambahan probiotik pada pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan probiotik Probio-7 terhadap laju pertumbuhan spesifik (Specific Growth Rate/SGR), rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR), dan tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR) ikan nila. Penelitian dilaksanakan pada Maret–April 2025 di Laboratorium UNU Purwokerto menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P1 (tanpa probiotik), P2 (4 ml/kg pakan), P3 (6 ml/kg pakan), dan P4 (8 ml/kg pakan). Ikan nila yang digunakan memiliki panjang rata-rata 2,08±0,14 cm dan bobot rata-rata 2,97±0,03 g. Pemeliharaan dilakukan selama 30 hari dengan kepadatan 20 ekor per wadah berisi 15 liter air. Pakan berupa pelet komersial LP 1 dengan kadar protein 32% diberikan tiga kali sehari secara ad libitum. Parameter yang diamati meliputi SGR, FCR, dan SR. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut apabila terdapat perbedaan yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Probio-7 berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap SGR, FCR, dan SR ikan nila. Perlakuan P4 menghasilkan SGR tertinggi sebesar 5,45±0,64, FCR terendah sebesar 0,37±0,01, dan SR tertinggi sebesar 80±7%. Dengan demikian, penambahan Probio-7 dosis 8 ml/kg pakan merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan, efisiensi pemanfaatan pakan, dan kelangsungan hidup ikan nila.
Kata kunci: ikan nila, pertumbuhan, sintasan, probiotik, efisiensi pakan.
| Item Type: | Skripsi (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | M. Asyrof Maulana Al Burhani |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 06:13 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:13 |
| URI: | http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/1210 |
