PENERAPAN AL ADATU MUHAKKAMAH DALAM PRAKTIK BUDAYA JUAL BELI SAYUR SISTEM TEBASAN (Studi Kasus di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga)

Nadia, Nasehatun (2025) PENERAPAN AL ADATU MUHAKKAMAH DALAM PRAKTIK BUDAYA JUAL BELI SAYUR SISTEM TEBASAN (Studi Kasus di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga). S1 thesis, UNU PURWOKERTO.

[thumbnail of FULL SKIRIPSI] Text (FULL SKIRIPSI)
skripsi bismillah ok - Nasehatun Nadia.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2029.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB)
[thumbnail of view_usp=sharing] Text
view_usp=sharing - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (46kB)

Abstract

Jual beli tebasan adalah menjual dan membeli suatu barang dalam jumlah
besar tanpa memilah antara yang memiliki kualitas baik dan kualitas yang kurang
baik. Dalam praktiknya jual beli sayur di Desa Kutabawa masih banyak yang
menggunakan sistem tebasan dengan menggunakan cara taksiran dalam
memperkirakan hasil panennya. Dalam mentaksir hasil panen sayur, banyak
petani yang mengaku bahwa jumlah taksiran terkadang ada yang sesuai dan ada
yang tidak sesuai taksiran. Penetapan harga pada akad ini di lakukan sesuai
kesepakatan antara petani dan penebas dengan menyesuaikan harga pasar.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan
menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan
yuridis empiris yaitu menggambarkan kondisi yang dilihat dilapangan
berdasarkan fakta. Informasi yang diperoleh menggunakan metode observasi,
wawancara dan dokumentasi pada lokasi penelitian. Tujuan penelitian untuk
mengetahui praktik jual beli sayur sistem tebasan dan penerapan Al ‘A<datu
Muhakkamah di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik jual beli sayur secara
tebasan di Desa Kutabawa yaitu dilakukan dengan cara petani dan penebas
mendatangi kebun untuk mempertimbangkan harga melihat dari kualitas sayuran
yang akan dibelinya dan kemudian memberikan pentaksiran terhadap objek yang
akan disepakati dengan cara penebas memetik beberapa sayur untuk dijadikan
sampel. Terkait penerapan Al ‘A<datu Muhakkamah terhadap Praktik budaya jual
beli sayur sistem tebasan dapat dijadikan sebagai sandaran hukum yang mengikat
di masyarakat, sesuai dengan kaidah Al ‘A<datu Muhakkamah, karena jual beli
sayur sistem tebasan di Desa Kutabawa Ini masih mengandung unsur baik yaitu
mempermudah kedua belah pihak antara petani dan penebas.

Item Type: Skripsi (S1)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Sosial, Ekonomi, dan Humaniora > Hukum Syari'ah
Depositing User: UNU Purwokerto
Date Deposited: 10 Jun 2026 11:51
Last Modified: 10 Jun 2026 11:51
URI: http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/29

Actions (login required)

View Item
View Item