Aqil, Mohammad Ibnu (2025) GURU NGAJI SEBAGAI KATEGORI ASNAF FI SABILILLAH MENURUT TOKOH NU PURWOJATI. S1 thesis, UNU PURWOKERTO.
01 Skripsi_Cover_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (301kB)
02 Skripsi_Lemsah-Daftar Isi_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Restricted to Repository staff only until 2030.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (2MB) | Request a copy
03 Skripsi_Ringkasan_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (695kB)
04 Skripsi_Bab 1_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (867kB)
05 Skripsi_Bab 2_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
06 Skripsi_Bab 3_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Restricted to Repository staff only until 2030.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (637kB) | Request a copy
07 Skripsi_Bab 4_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Restricted to Repository staff only until 2030.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (885kB) | Request a copy
08 Skripsi_Bab 5_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (575kB)
09 Skripsi_Dapus-Lamp_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Download (984kB)
10 Skripsi_Lengkap_M. Ibnu Aqil_Hukum Syariah_20190212047.pdf
Restricted to Repository staff only until 2030.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Islam merupakan agama yang tidak hanya mengatur aspek spiritual dan ritual ibadah semata, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk aspek sosial dan ekonomi. Ajaran Islam memuat prinsip-prinsip keadilan sosial yang bertujuan untuk menciptakan keseimbangan dan keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu bentuk nyata dari perhatian Islam terhadap keadilan sosial adalah melalui kewajiban zakat. Zakat memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial ekonomi yang sangat penting, karena bertujuan untuk mendistribusikan kekayaan dari golongan yang mampu kepada delapan kelompok penerima (asnaf) yang telah ditentukan dalam Al-Qur'an. Namun, dalam praktiknya sering kali muncul perbedaan pandangan mengenai siapa saja yang secara sah berhak menerima zakat, termasuk dalam hal ini adalah guru ngaji—sosok yang berjasa dalam pendidikan keagamaan di masyarakat, tetapi kerap luput dari perhatian dalam pendistribusian zakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara faktual praktik pendistribusian zakat kepada guru ngaji di Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati, serta menganalisis pandangan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU) setempat terhadap keabsahan praktik tersebut menurut perspektif fiqih zakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci (guru ngaji, warga, pengurus masjid, pengelola zakat, dan tokoh NU), serta dokumentasi dari catatan lembaga zakat lokal. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pendistribusian zakat kepada guru ngaji di Desa Kalitapen dilakukan dengan dua cara, yaitu secara langsung dan tidak langsung. Metode langsung dilakukan oleh warga yang menyerahkan zakat mereka secara pribadi kepada guru ngaji. Sementara metode tidak langsung dilakukan melalui perantara seperti panitia masjid, RT, atau LAZISNU, yang kemudian menyalurkan sebagian zakat kepada para guru ngaji. Terkait keabsahan praktik ini, ditemukan adanya perbedaan pandangan di kalangan tokoh NU Kecamatan Purwojati. Imam Sibromalisi dan Faturrahman berpendapat bahwa guru ngaji tidak berhak menerima zakat karena tidak termasuk ke dalam kategori fi sabilillah. Sebaliknya, Qamaruddin Sayyid berpandangan bahwa guru ngaji termasuk dalam kategori fi sabilillah, karena mereka berjihad dalam bidang pendidikan dan dakwah, sehingga layak menerima zakat.
| Item Type: | Skripsi (S1) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Sosial, Ekonomi, dan Humaniora > Hukum Syari'ah |
| Depositing User: | Mohammad Ibnu Aqil |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 12:24 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 12:24 |
| URI: | http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/344 |
