PENGUKURAN KADAR AIR BIJI JAGUNG PADA PENGERINGAN MENGGUNAKAN SOLAR DOME DRYER DAN METODE KONVENSIONAL

Maulia, Rizka (2026) PENGUKURAN KADAR AIR BIJI JAGUNG PADA PENGERINGAN MENGGUNAKAN SOLAR DOME DRYER DAN METODE KONVENSIONAL. S1 thesis, UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA PURWOKERTO.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
1. SKRIPSI RIZKA MAULIA. HALAMAN JUDUL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (121kB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN – DAFTAR ISI] Text (LEMBAR PENGESAHAN – DAFTAR ISI)
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of RINGKASAN] Text (RINGKASAN)
3. SKRIPSI RIZKA MAULIA. RINGKASAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (213kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
4. SKRIPSI RIZKA MAULIA. BAB 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (220kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
5. SKRIPSI RIZKA MAULIA. BAB 2.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (419kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
6. SKRIPSI RIZKA MAULIA, BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (364kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
7. SKRIPSI RIZKA MAULIA. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (895kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
8. SKRIPSI RIZKA MAULIA. BAB 5.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (200kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
9. SKRIPSI RIZKA MAULIA. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (500kB) | Request a copy
[thumbnail of SKRIPSI FULL] Text (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI RIZKA MAULIA FULL.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Jagung (Zea mays l.) memiliki peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan menjadi bahan baku utama dalam berbagai industri pangan maupun pakan ternak. Proses pengeringan merupakan tahap penting dalam pascapanen jagung untuk menurunkan kadar air hingga tingkat aman penyimpanan dan menjaga mutu hasil panen. Namun, metode pengeringan konvensional yang masih banyak digunakan petani di Indonesia sangat bergantung pada kondisi cuaca dan tidak dapat dikontrol secara konsisten, sehingga sering menyebabkan kualitas jagung menurun akibat kadar air yang tidak seragam. Dalam konteks ini, penggunaan Solar Dome Dryer (SDD) menjadi solusi yang lebih efisien dalam proses pengeringan karena mampu mengurangi ketergantungan terhadap kondisi cuaca ramah lingkungan karena memanfaatkan energi surya. Selain itu, teknologi ini juga lebih ramah lingkungan karena memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kadar air biji jagung selama proses pengeringan menggunakan Solar Dome Dryer (SDD) dan metode konvensional, serta membandingkan efektivitas kedua metode tersebut. Penelitian dilakukan menggunakan tiga jenis jagung, yaitu jagung pakan, jagung manis, dan jagung ketan dengan kadar air awal 25–35%. Pengukuran kadar air menggunakan Digital Grain Moisture Meter. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA dan kinetika pengeringan model Page. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Solar Dome Dryer lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam menurunkan kadar air biji jagung. Pada metode SDD, kadar air jagung pakan menurun dari 33% menjadi 12%, jagung ketan dari 35% menjadi 15,57%, dan jagung manis dari 37% menjadi 31,20%. Sedangkan pada metode konvensional, kadar air akhir masih berada di atas 23%. Proses pengeringan menggunakan SDD juga berlangsung lebih stabil karena suhu di dalam ruang pengering lebih terkontrol dan bahan terlindungi dari kontaminasi lingkungan. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan kedua metode belum signifikan secara statistik, namun secara empiris metode SDD tetap memberikan performa pengeringan yang lebih baik. Dengan demikian, Solar Dome Dryer dapat digunakan sebagai alternatif teknologi pengeringan berbasis energi surya yang lebih efisien dibandingkan metode konvensional untuk menjaga kualitas dan mempercepat proses pengeringan biji jagung.

Item Type: Skripsi (S1)
Uncontrolled Keywords: Biji Jagung, Kadar air, Metode Konvensional, Pengeringan, Solar Dome Dryer.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Pertanian dan Biosistem
Depositing User: Rizka Maulia
Date Deposited: 23 Jul 2026 10:15
Last Modified: 23 Jul 2026 10:15
URI: http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/739

Actions (login required)

View Item
View Item