Fahrul Rizki, Achmad (2025) KANDUNGAN SERAT KASAR DAN PROTEIN KASAR FERMENTASI KULIT KACANG HIJAU MENGGUNAKAN MIKROORGANISME LOKAL BERBASIS LIMBAH TOMAT. S1 thesis, UNU PURWOKERTO.
COVER - Riski Romadhon.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2030.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (517kB)
BAB I - Riski Romadhon.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (217kB)
BAB II - Riski Romadhon.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (298kB)
BAB III - Riski Romadhon.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2030.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (457kB)
BAB IV - Riski Romadhon.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2030.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (309kB)
BAB V - Riski Romadhon.pdf - Updated Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (204kB)
DAFTAR PUSTAKA_merged - Riski Romadhon.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
Abstract
Kulit kacang hijau merupakan hasil limbah pertanian dari tanaman kacang hijau. Kandungan nutrien kulit kacang hijau adalah sebagai berikut: Bahan Kering (BK): 89,76%;
Protein Kasar (PK): 2,95%; Serat Kasar (SK): 53,94%; Lemak Kasar (LK): 0,27%; dan Abu:
9,98. Pemamfaatan limbah kulit kacang hijau sebagai pakan ternak mempunyai kekurangan
yakni serat kasar yang tinggi dan protein kasar yang rendah, untuk mengatasi kekurangan
tersebut perlu adanya upaya untuk meningkatkan kualitas bahan pakan salah satunya dengan
proses fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan protein
kasar dan serat kasar pada fermentasi limbah kulit kacang hijau menggunakan starter MOL
limbah tomat. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak
lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Jika ada perbedaan dalam perlakuan
maka dilakukan uji lanjut analisis DMRT. P0: Kulit Kacang Hijau 1 kg + Molasses 40 gr, P1:
Kulit Kacang Hijau 1 kg + Molasses 40 gr + MOL Limbah Tomat dengan Sumber Glukosa
Gula Merah 40 gr, P2: Kulit Kacang Hijau 1 kg + Molasses 40 gr + MOL Limbah Tomat
dengan Sumber Glukosa Molasses 40 gr, P3: Kulit Kacang Hijau 1 kg + Molasses 40 gr +
EM-4 40 gr. Variabel yang diamati adalah kandungan protein kasar dan serat kasar
fermentasi limbah kulit kacang hijau yang diukur menggunakan metode analisis proksimat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pemberian starter MOL limbah
tomat pada fermentasi kulit kacang hijau berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan
protein kasar dan serat kasar. Protein kasar tertinggi terdapat pada P2 8,02±0,04% dan Serat
kasar terendah terdapat pada P3 39,06±0,11%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
perlakuan penambahan starter MOL limbah tomat sumber glukosa molases menghasilkan
kandungan protein kasar paling tinggi sedangkan perlakuan dengan penambahan EM4 pada
fermentasi kulit kacang hijau menghasilkan serat kasar yang terendah.
| Item Type: | Skripsi (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Peternakan |
| Depositing User: | UNU Purwokerto |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 09:13 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 09:13 |
| URI: | http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/289 |
