KANDUNGAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK FERMENTASI KULIT KACANG HIJAU MENGGUNAKAN MIKROORGANISME LOKAL BERBASIS LIMBAH TOMAT

Isroah, Ayu (2025) KANDUNGAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK FERMENTASI KULIT KACANG HIJAU MENGGUNAKAN MIKROORGANISME LOKAL BERBASIS LIMBAH TOMAT. S1 thesis, UNU PURWOKERTO.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
cover - Ayu Isroah.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (575kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB 1 - Ayu Isroah.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (287kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB 2 - Ayu Isroah.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (304kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB 3 - Ayu Isroah.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (576kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB 4 - Ayu Isroah.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (298kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB 5 - Ayu Isroah.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (273kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN - Ayu Isroah.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)

Abstract

Pakan merupakan kebutuhan primer dalam dunia peternakan dan merupakan
biaya terbesar (70%) dari total produksi. Mengingat tingginya persentase tersebut,
pentingnya menekan biaya pakan tanpa mengurangi kualitasnya dengan memanfaatankan
limbah pertanian sebagai pakan alternatif bagi ternak. Jenis limbah pertanian yang dapat
dimanfaatkan sebagai pakan ternak adalah kulit kacang hijau. Kulit kacang hijau
memiliki kandungan nutrien sebagai berikut : Bahan Kering (BK): 89,76% ; Protein
Kasar (PK): 2,95 %, Serat Kasar (SK): 53,94%, Lemak Kasar (LK): 0,27%, dan Abu:
9,98. Penggunaan limbah pertanian memiliki keterbatasan seperti kandungan nutrien yang
rendah, sehingga perlu penerapan teknologi pakan untuk mengatasi hal tersebut.
Kandungan nutrien yang sudah ada di kulit kacang hijau selanjutnya dapat ditingkatkan
dengan penerapan teknologi. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan adalah
fermentasi. Fermentasi membutuhkan starter bakteri yang dapat dibuat dengan bahan
dasar limbah yang biasa disebut dengan mikroorganisme lokal (MOL). Limbah tomat
dapat digunakan sebagai inokulan bagi MOL sebagai bioaktivator pada proses
penguraian bahan kering dan bahan organik. Berdasarkan uraian diatas, maka perlu
dilakukan penelitian fermentasi kulit kacang hijau menggunakan limbah tomat sebagai
starter MOL.
Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan
acak lengkap (RAL) ada 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Apabila terdapat perbedaan
maka dilakukan uji DMRT. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0: Kontrol (tanpa
penambahan starter), P1: Penambahan starter MOL limbah tomat yang ditambah dengan
gula merah, P2: Penambahan starter MOL limbah tomat yang ditambahkan molases, dan
P3: Penambahan EM4. Variabel yang diamati adalah bahan kering dan bahan organik
kulit kacang hijau yang difermentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pemberian starter MOL pada
fermentasi kulit kacang hijau menujukkan berbeda nyata (P<0,05) terhadap kandungan
BK dan tidak berbeda (P0>0,05) terhadap kandungan BO. Uji lanjut DMRT terhadap
kandungan BK pada perlakuan fermentasi P0, P1 dan P3 menunjukkan hasil yang sama,
perlakuan P1 dan P2 sama, namun pada perlakuan P0 dan P3 berbeda dengan P2. Hasil
kandungan bahan organik fermentasi kulit kacang hijau pada perlakuan P0, P1, P2 dan P3
menunjukkan tidak adanya perbedaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah MOL
berbasis limbah tomat bersumber glukosa molases menghasilkan kandungan bahan kering
lebih baik dalam pembuatan fermentasi kulit kacang hijau, penambahan starter MOL
limbah tomat bersumber glukosa berbeda (molases dan gula merah) maupun EM4 belum
mampu memperbaiki kandungan bahan organik dalam pembuatan fermentasi kulit kacang
hijau.

Item Type: Skripsi (S1)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Peternakan
Depositing User: UNU Purwokerto
Date Deposited: 27 Jan 2026 10:15
Last Modified: 27 Jan 2026 10:15
URI: http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/293

Actions (login required)

View Item
View Item