Handoyo, Erik (2024) KANDUNGAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR AMONIASI FERMENTASI JERAMI PADI MENGGUNAKAN MOL BERBASIS LIMBAH TOMAT. S1 thesis, UNU PURWOKERTO.
COVER-SEBELUM BAB I - Erik Handoyo.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2029.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (398kB)
BAB I_erik handoyo - Erik Handoyo.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (90kB)
BAB II_erik handoyo - Erik Handoyo.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (189kB)
BAB III - Erik Handoyo.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2029.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (236kB)
BAB IV - Erik Handoyo.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 2029.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (156kB)
BAB V - Erik Handoyo.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (73kB)
DAFTAR PUSTAKA - Erik Handoyo.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (809kB)
Abstract
Jerami Padi merupakan hasil samping atau limbah pertanian yang dapat
dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Jerami Padi memiliki potensi sebagai pakan
karena merupakan sumber energi bagi ternak khususnya ruminansia. Kelemahan
jerami padi sebagai bahan pakan ternak ruminansia adalah kandungan protein kasar
yang rendah dan serat kasar yang tinggi antara lain selulosa, hemiselulosa.
Kandungan nutrisi jerami padi selengkapnya adalah protein kasar 8,26%, serat
kasar 31,99%, NDF 77,00%, ADF 57,91%, selulosa 23,05%, hemiselulosa 19,09%,
dan lignin 22,93%. Pemanfaatan jerami padi sebagai pakan ternak mempunyai
kelemahan selain nilai gizi yang rendah juga daya cernanya. Daya cerna yang
rendah disebabkan karena tingginya kandungan lignoselulosa, lignin dan silika,
Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan jerami padi salah satunya dengan cara
amofer.
Penelitian diakukan dengan metode eksperimental menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Bila terjadapat
perbedaan antar perlakuan maka dilakukan uji lanjut DMRT. Perlakuan dalam
penelitian ini adalah P0 : kontrol (tanpa penambahan starter), P1 : penambahan
starter MOL limbah tomat yang ditambahkan gula merah, P2 : penambahan starter
MOL limbah tomat yang ditambahkan molases, P3 : penambahan EM4. Variabel
yang diamati adalah kandungan protein kasar dan serat kasar jerami padi yang
diamofer.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa denga pemberian berbagai starter
MOL yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan protein kasar
dan serat kasar. Uji lanjut DMRT menunjukkan kandungan protein kasar tertinggi
terdapat pada perlakuan P0 tanpa stater yaitu sebesar 10,05% dan serat kasar
terendah terdapat pada perlakuan P0 sebesar 26,58% Penambahan sumber glukosa
yang berbeda dapat menyebabkan perbedaan hasil perlakuan. Kesimpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan penambahan starter MOL berbasis
limbah tomat sebanyak 4% belum mampu menurunkan Serat Kasar dan
meningkatkan Protein Kasar pada amoniasi fermentasi jerami padi. Perlu penelitian
lebih lanjut terkait presentase kadar penambahan starter mol berbasis limbah tomat,
supaya dapat menurunkan serat kasar dan meningkatan protein kasar pada
pembuatan amofer jerami padi.
| Item Type: | Skripsi (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Peternakan |
| Depositing User: | UNU Purwokerto |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 12:13 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 12:13 |
| URI: | http://repository.unupurwokerto.ac.id/id/eprint/286 |
